Perbedaan Windows 7 dengan Vista & XP

BEDA WINDOWS 7 WIndows VISTA Windows XP | WINDOWS 7 Features | KELEBIHAN WINDOWS 7
Friday, November 20, 2009

Beda Windows 7 Windows Vista Windows XP | Windows 7 Features | Fitur windows 7 yang tidak ada di VERSI windows yang lain | kelebihan windows 7

Angka tujuh punya makna tersendiri bagi petinggi Microsoft Indonesia. “Kami akan meluncurkan Windows 7 di tujuh kota dan tujuh mal,” kata Lucas Tjahja Prawira, Director Small and MidMarket Solutions & Partners Group, Kamis lalu. Di Singapura, produk anyar Microsoft ini meluncur pada Kamis dinihari lalu waktu setempat.

Menurut Lucas, Windows 7 dan Windows Server 2008 R2 memberikan efisiensi dan tingkat keamanan yang lebih tinggi. Terlebih, katanya, bagi pengguna bisnis yang mobile. Salah satunya teknologi Direct Access, yang dapat mengeliminasi virtual private network, sehingga para pengguna komputer bisa mengakses situs-situs intranet secara aman tanpa mengorbankan bandwidth.

Lalu teknologi Crand Cache, yang mengoptimalkan penggunaan bandwidth sehingga file yang sudah ditarik oleh local area network dapat disimpan. Selain itu, dapat digunakan klien lain di kantor cabang tanpa semua komputer mengakses server pusat. Windows 7 juga melanjutkan teknologi keamanan yang ada di Windows Vista, yaitu Bitlocker.

Tak hanya itu, Windows 7 mampu bekerja baik dengan spesifikasi personal computer seharga Rp 3 jutaan hingga kelas mahal. Sejak tahun lalu, Lucas Prawira menggunakan Windows 7 versi uji coba. “Tidak pernah hang,” katanya kepada wartawan dalam acara Metrodata Solutions Day 2009 di Jakarta, Kamis lalu. Berikut ini tujuh fitur menonjol Windows 7.

1) Aero Peek

Ini pembaruan dari fitur Aero di Vista. Jika pengguna memiliki banyak window yang sedang terbuka, Peek akan menonjolkan sesuai dengan keinginannya, sedangkan window lain jadi transparan.

2) Sharing with HomeGroup

Fungsi fitur ini menghubungkan komputer berbasis windows 7 ke network di rumah untuk berbagi gambar, musik, video, dokumen, dan printer. Untuk memasang HomeGroup, pengguna harus mempunyai file, folder, atau device yang ingin dibagi, dan kemudian buat password. Tujuannya agar pengguna yang memiliki password-lah yang bisa bergabung di HomeGroup.

3) Media Streaming Options

Fitur ini membolehkan pengguna membatasi komputer apa saja yang mengakses file-nya dengan memilih “more streaming options” dari menu Windows Media Player.

4) Play To dan Aero Snap

Fitur Play To dapat digunakan untuk mengirim media file ke komputer atau peralatan di network. Misalnya mengirim klip video ke TV atau mengirim musik ke laptop yang terhubung dengan speaker. Sementara itu, fitur Aero Snap memperbolehkan pengguna membuka dua window bersampingan dan menarik window ke tepian layar.

5) Jump Lists dan Libraries

Jump Lists menyediakan sebuah akses cepat kepada pengguna dengan Start Menu mini yang berisi daftar foto, musik, dokumen, atau link. Windows 7 membedakan Library dari jenis file seperti kontak, dokumen, download, musik, foto, dan video. Setiap Library mendapat sentuhan seni sesuai dengan jenis file dan dapat di-share dengan pengguna lain di rumah dengan HomeGroup.

6) Taskbar Peek

Fitur ini mirip Aero Peek untuk thumbnail taskbar. Jika tetikus melewati aplikasi di taskbar Windows 7, thumbnail akan terbuka sesuai dengan aplikasi yang dilewatinya. Jika dalam Windows taskbar ada tiga program (dokumen Word, browser, dan IM) yang sedang berjalan dan tetikus melewati thumbnail, setiap aplikasi yang dilewati akan terlihat dan lainnya jadi transparan.

7) Windows Media Player Taskbar Controls

Pengguna hanya perlu melewati ikon aplikasi Windows Media Player di taskbar, maka thumbnail lengkap dengan pilihan mengontrol dan memainkan lagu akan tampil.

Published in: Tak Berkategori on 4 Januari 2010 at 2:16 PM  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags:

Menghubungkan 2 (Dua) Komputer Dengan Kabel LAN (UTP)

Kalau di rumah anda terdapat dua PC (komputer), atau sebuah laptop dan sebuah PC, maka anda bisa menghubungkan dua perangkat tersebut untuk sharing (berbagi); bisa sharing file, printer, atau modem. Yang anda perlukan adalah sebuah kabel LAN (UTP: Unshielded Twisted Pair). Anda bisa beli kabel yang sudah jadi di toko komputer, minggu lalu saya sempat tanya harga kabel UTP merk AMP dengan panjang 1,5 meter sekitar 40 ribu rupiah. Kalau ingin ngirit ya bikin sendiri.. gampang kok.

Membuat kabel UTP

Anda tinggal beli kabel UTP (category 5 atau 5e) dan sepasang connector RJ 45 (Registered Jack 45). Selain itu diperlukan tang UTP atau ada yang menyebut tang crimping. Kabel UTP bisa memakai merk AMP atau Belden, tapi hati-hati karena di pasaran juga beredar produk palsu. Harga per meter sekitar 3000 rupiah. Sedangkan harga RJ-45 per bijinya sekitar 1500 rupiah. Sedangkan tang crimping harganya sekitar 50 ribu rupiah (kalau dirasa kemahalan bisa pinjam dari teman 🙂 ).

Sekarang mari kita bahas susunan kabel yang digunakan. Untuk menghubungkan 2 komputer atau laptop diperlukan susunan kabel Cross-Over (atau Cross) sebagai berikut:

Ujung I :
P/O – O – P/H – B – P/B – H – P/C – C.

Ujung II :
P/H – H – P/O – B – P/B – O – P/C – C.

Keterangan: P/O = Putih Orange. O = Orange. P/H = Putih Hijau. B = Biru. P/B = Putih Biru. H = Hijau. P/C = Putih Coklat. C = Coklat.

Bisa anda lihat, sebenarnya yang dipakai hanyalah 4 jalur saja yakni jalur 1,2,3,6. Jalur 1,2 dipakai untuk transmit/kirim; sedangkan jalur 3,6 dipakai untuk receive/terima.

Setelah anda mengatur urutan kabel sesuai dengan susunan tersebut, selanjutnya rapikan ujungnya (bisa dengan gunting atau tang crimping) dan masukkan ke dalam connector RJ 45. Perhatikan saat memasukkan kabel, posisi kaitan (hook) pada connector RJ 45 harus berada di bawah. Usahakan ada sedikit bagian dari kulit kabel UTP yang ikut masuk ke connector RJ 45 (supaya lebih kuat, tidak mudah goyang). Setelah itu jepitlah ujung connector menggunakan tang crimping (proses terminasi).

Setelah kedua ujung kabel di-terminasi, selanjutnya tancapkan masing-masing ujung ke port LAN card yang ada di PC atau notebook. Langkah berikutnya adalah melakukan setting IP Address.

Setting Alamat IP (IP Address)

Buka menu Control Panel Windows anda (Start > Control Panel). Lalu pilih icon Network Connections. Setelah itu pilih Local Area Connection (klik-kanan > Properties). Lalu pilih Internet Protocol (TCP/IP), dan tekan tombol Properties.

IP Address

Di bagian IP Address, masukkan: 192.168.1.1. Lalu tekan TAB, otomatis Subnet Mask akan berisi 255.255.255.0. Sedangkan untuk komputer pasangannya, berikan IP Address 192.168.1.2. IP Address yang berada dalam range 192.168.0.0 – 192.168.255.255 umum digunakan dalam private network atau Local Area Network (LAN). Jadi, anda bisa saja memberikan alamat 192.168.2.1 dan 192.168.2.10 pada dua komputer yang anda hubungkan. Asalkan masih dalam satu segmen, maka masih bisa saling mengenal. Untuk mengetahui apakah komputer berada dalam satu segmen – bisa dilihat dari 3 angka awal diantara titik (192.168.2). Sehingga anda tidak boleh memberikan alamat yang berbeda segmen, misal 192.168.1.1 dengan 192.168.2.2. Pada jaringan yang besar, dimana terdapat beberapa segmen jaringan, dibutuhkan sebuah router untuk menjembatani antar segmen sehingga bisa saling berhubungan.

Berbagi file (File sharing)

Misalkan komputer dengan nama (hostname) SBY dan IP Address 192.168.1.1 memiliki sebuah folder bernama DATA yang berisi kumpulan MP3 dan dokumen Word dan Excel, hendak dibagi pakai dengan komputer BOEDIONO (IP Address 192.168.1.2), maka langkah-langkahnya adalah:
1. Di komputer SBY, masuk ke My Computer atau Windows Explorer
2. Cari folder bernama DATA, lalu klik kanan di folder tersebut
3. Pilih Sharing and Security
4. Jika muncul kotak dialog Network sharing and security, maka klik tulisan “If you understand the security risks… bla.. bla.. bla..” lalu pilih “Just enable file sharing”
5. Klik “Share this folder on the network”
6. Beri nama (share name), misal: DATA
7. Klik tombol OK. Selesai.

Selanjutnya, dari komputer BOEDIONO jika ingin mengakses isi folder DATA yang ada di komputer SBY: Buka Windows Explorer, lalu di Address Bar ketikkan \\SBY maka akan tampil folder DATA. Jika tidak berhasil, maka ketikkan IP Address komputer SBY (\\192.168.1.1).

Berbagi printer (Printer sharing)

Demikian juga untuk printer sharing, langkahnya:
1. Di komputer SBY, masuk ke Control Panel > Printers and Faxes
2. Pilih printer yang hendak dishare. Klik kanan dan pilih Sharing…
3. Lalu pilih Share this printer, dan berikan share name

Kemudian dari komputer BOEDIONO: Buka Windows Explorer, lalu di Address Bar ketikkan \\SBY. Jika tidak berhasil, maka ketikkan IP Address komputer SBY (\\192.168.1.1). Maka akan tampil nama printer yang sudah dishare tadi. Klik-kanan di printer tersebut lalu pilih Connect. Jika muncul pertanyaan, tekan tombol Yes.
Bookmark and Share

Artikel yang berhubungan:

1. Membangun Jaringan Lokal (LAN) Berbasis Windows
Untuk mulai belajar membangun sendiri jaringan lokal (Local Area Network), terlebih dahulu anda perlu mengetahui tentang topologi jaringan. Sekitar tahun 1990-an kabel coaxial masih umum…
2. Berbagi Modem Lewat Internet Connection Sharing
Setelah berhasil menghubungkan dua komputer, hal lain yang bisa anda lakukan selain berbagi file dan printer adalah berbagi modem. Windows XP menyediakan setting yang sangat…
3. Mengatasi Masalah Network Dengan Winsock XP Fix
Memiliki komputer yang terhubung dalam jaringan lokal atau Local Area Network (LAN) memang banyak keuntungannya, bisa untuk berbagi file, berbagi printer, bahkan juga berbagi modem…
4. Chatting Dengan Yahoo Messenger
Anda pasti sudah seringkali mendengar kata chatting. Ya, chatting merupakan salah satu aktivitas favorit bagi kebanyakan pemakai internet. Karena pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial,…
5. Pengenalan Dasar Jaringan Komputer (Networking) Bagi Pemula
Mendengar kata jaringan komputer atau computer networking, mungkin yang ada di benak sebagian orang adalah suatu hal yang rumit. Hal ini mungkin disebabkan karena penjelasan…

Published in: Tak Berkategori on 4 Januari 2010 at 2:13 PM  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags:

20 Fitur Baru Windows 7

  • Yugo3
  • Selasa, 30 Desember 2009

Banyak yang sudah tidak sabar menunggu keluarnya Windows 7 (W7), penerus Windows Vista. Tidak seperti biasanya, Microsoft banyak merahasiakan fitur-fitur baru W7, tetapi semiua kerahasiaan ini telah berakhir, Microsoft memberikan banyak pengembang bocoran-bocoran tentang W7 di PDC. Tehcnologizer yang berkesempatan mencoba W7 mengatakan bahwa kelihatannya OS ini… benar-benar cukup prospektif!

Pertama, Anda harus tahu bahwa W7 tidak akan memiliki perubahan drastis dari segi arsitektur perangkat lunak seperti Vista dari XP — Microsoft sendiri sudah berjanji bahwa pengguna yang meakukan upgrade dari Vista tidak akan menemui masalah kompatibilitas. Karena W7 tidak banyak berubah di belakang layar, Microsoft dapat memfokuskan pengembangan pada pengalaman pemakaian OS itu sendiri dan bukan pada berbagai aspek teknis lain seperti keamanan dan stabilitas.

Sebagian besar perubahan yang dikemas W7 berusaha untuk meningkatkan kemudahan dan kenyamanan pengguna, dan di bawah ini adalah beberapa dari fitur-fitur baru W7 yang sudah terlihat di demonstrasi PDC Microsoft.

2. Taskbar

Mendapat perubahan terbesar sejak pertama kali debut di Windows 95. Windows 7 sudah tidak akan lagi menampilkan ikon aplikasi kecil lengkap dengan nama aplikasi melainkan hanya ikon berukuran besar mirip dengan Mac OS X. Daftar jendela yang ditampilkan saat menempatkan tetikus di atas ikon aplikasi juga diganti dengan user interface (UI) “ribbon” yang menampilkan thumbnail jendela yang terbuka secara menyamping.

Alat-alat lain yang terhubung ke komputer seperti kamera juga akan muncul di taskbar bersama jendela aplikasi. Secara keseluruhan fitur ini membuat Windows 7 tampil menarik.

Taskbar baru di Windows 7

3. System Tray

Secara resmi dinamakan sebagai “Notification Area,” Microsoft akhirnya memungkinkan pengguna alat-alat untuk menata area desktop yang sering berantakan ini. Pengguna dapat memiliki ikon apa saja yang ditampilkan di System Tray, mengubah posisi ikon dan apakah mereka diperbolehkan menarik perhatian pengguna dengan notifikasi.

4. Jump List

Menu jump list akan muncul di Start Menu atau saat pengguna melakukan klik di salah satu aplikasi Taskbar, memberikan beberapa pilihan pada pengguna untuk melakukan berbagai aksi yang didukung aplikasi. Gambar di bawah ini memperlihatkan jump list Windows Media Player (WMP) yang memberikan opsi pada pengguna untuk memutar lagu, melihat lagu-lagu terakhir yang diputar dan banyak lagi.

Jump list

5. User Account Control (UAC) yang Lebih Baik

UAC merupakan salah satu fitur yang paling dibenci pengguna Windows Vista. Kini selain pilihan “On” dan “Off,” pengguna dapat memilih agar UAC hanya muncul saat instalasi aplikasi atau saat sebuah aplikasi mengubah konfigurasi Windows saja. Belum diketahui apakah perubahan ini cukup untuk menjadikan UAC dari musuh menjadi teman, tetapi perubahan ini setidaknya akan menjadikan UAC Windows lebih ramah.

Halaman konfigurasi UAC di Windows 7

6. Kinerja

Microsoft mengatakan bahwa mereka banyak melakukan perubahan untuk meningkatkan kinerja dan stabilitas Windows 7 seperti mengurangi waktu boot dengan mengaktifkan beberapa aplikasi secara parallel, metode manajemen memori baru dan banyak lagi. Saat ini masih terlalu dini untuk membicarakan kinerja, kita harus menunggu datangnya versi yang sudah hampir rampung untuk mendapatkan benchmark yang berarti, tetapi menurut Technologizer, Windows 7 terasa sangat cepat dioperasikan di laptop Dell yang dipinjamkan Microsoft — dan bersih dari bloatware.

7. Device Stage

Fitur baru ini mengumpulkan semua hal yang berhubungan dengan peripheral di satu tempat untuk memudahkan pengguna seperti konfigurasi, fitur, dokumentasi bahkan layanan pembelian tinta printer dan lain-lain.

Device Stage W7

8. Libraries

Apabila Anda sudah mengenal konsep library untuk lagu seperti yang dimiliki iTunes, konsep library di Windows 7 juga tidak akan asing bagi Anda. Fitur ini mengumpulkan semua file dalam PC Anda berdasarkan tipe ke dalam library masing-masing untuk memudahkan manajemen media. Sebagai contoh, semua foto dari semua PC dan jaringan akan dikumpulkan di sebuah library foto yang dapat diakses di satu tempat seperti gambar di bawah ini.

Fitur libraries Windows 7

9. HomeGroups

Windows 7 memperkenalkan fitur jaringan baru bernama HomeGroups yang bertujuan untuk memudahkan beberapa komputer satu jaringan untuk saling berbagi file dan peripheral — seolah-olah semua itu terletak pada satu PC yang sama. Walaupun fitur-fitur Windows Networking sejak dulu selalu bertujuan sama, pada kenyataannya konfigurasi untuk menggunakan printer jaringan masih tetap terlalu sulit untuk sebagian besar pengguna.

10. “Peeking” (Mengintip)

Fitur peeking pada Windows 7 memudahkan pengguna untuk dengan cepat membaca konten dalam satu jendela tanpa perlu berinteraksi dengan jendela tersebut. Menempatkan tetikus di atas thumbnail jendela di Task Bar akan mengubah semua jendela yang terbuka menjadi transparan kecuali jendela yang dipilih. Selain dapat “mengintip” jendela aplikasi tertentu pengguna juga dapat mengintip desktop Windows.

Fitur Peek di Windows 7

11. Sidebar Tidak Lagi Digunakan

Jika dibandingkan dengan widget Mac OS X yang dapat ditempatkan di desktop, perbedaan paling mencolok dari gadget Microsoft adalah peletakannya pada sidebar di sebelah kanan layar. Di W7, sidebar tersebut dihilangkan karena dianggap terlalu banyak menggunakan tempat yang ada dan gadget kini dapat diletakkan langsung di desktop. Walaupun hal ini juga sebenarnya dapat dilakukan di Vista.

12. Kompatibilitas iTunes

WMP kini mendukung dua format media favorit Apple: AAC untuk audio dan H.264 untuk video. WMP ini juga dapat menemukan library iTunes yang ada pada jaringan dan memutar isinya. Fairplay DRM Apple tidak didukung, tetapi entah kenapa memutar sebuah video podcast yang beresolusi lumayan terlihat buruk di WMP.

Podcast resolusi rendah di WMP

13. WMP Minimalis

Ketika Anda melakukan klik kanan pada sebuah file media di Windows Explorer dan menggunakan WMP untuk memutarnya, WMP akan muncul dalam mode minimalis yang tidak mendominasi desktop Anda. Anda juga bisa memutar media pada preview pane Windows Explorer tanpa perlu meluncurkan WMP sama sekali.

Windows Media Player dengan tampilan minimalis

14. Streaming Multimedia

W7 menambahkan fitur pengiriman file media dari PC ke berbagai alat yang mendukung streaming seperti sistem musik Sonos melalui jaringan. Microsoft mengatakan bahwa W7 akan mengubah file ke dalam format sehingga dapat diputar oleh pemutar media Anda. Hal ini juga berarti Microsoft sudah selangkah lagi mendekati cita-cita Bill Gates menjadikan Windows pusat media di rumah. Versi Media Center dari Windows 7 juga mendapatkan upgrade besar.

Memutar media dari Windows 7 melalui jaringan

15. Pengaturan Jendela Otomatis

Geser jendela mendekat tepi kanan atau kiri maka jendela tersebut akan langsung berubah ukuran menjadi setengah layar. Hal ini ditujukan untuk memudahkan Anda menyusun dua jendela secara berdampingan (seperti browser atau dokumen Word) agar Anda dapat dengan mudah bekerja pada kedua jendela sekaligus.

16. Mencari Semua Tempat Sekaligus

Fitur W7 bernama “Search Federation” memungkinkan Anda untuk mengikutkan berbagai komputer, media penyimpanan jaringan dan situs ke dalam pencarian Windows 7.

Federated search di W7

17. Tema

Microsoft sudah sangat lama sekali tidak mengantarkan perubahan besar pada fitur kustomisasi tema di Windows. Di W7 Microsoft menyediakan sebuah pemilih tema baru yang lebih baik dengan fitur preview dalam ukuran asli dan memungkinkan Anda untuk menyimpan tema kustom hanya dengan dengan beberapa klik. Microsoft juga berencana untuk mengganti namanya dari Themes menjadi Styles.

Konfigurasi tema di Windows 7

18. Windows Live

Secara resmi Microsoft memiliki mengemas sedikit sekali aplikasi pada W7, tidak seperti Vista. Aplikasi Photo Gallery, Movie Maker dan email telah dijadikan unduhan gratis yang disebut Windows Live Esentials, walaupun Microsoft tetap berharap berbagai vendor PC tetap akan mengemas Windows Live Essentials ke dalam komputer yang mereka jual.

Windows Live Photo

19. Paint Baru

Windows Paint yang sudah banyak terlupakan mendapatkan upgrade besar, kini tampil dengan UI ribbon dari Office 2007 yang sekarang telah menjadi standar di berbagai aplikasi Microsoft. Walaupun masih banyak yang menganggap Paint.net sebagai alternatif pengganti Paint yang lebih baik.

Paint versi baru di Windows 7

20. Fitur Layar Sentuh

Windows 7 adalah versi Windows pertama yang mendukung multi-touch yang memungkinkan Anda mengendalikan OS ini dengan kedua tangan. Masih banyak yang ragu apakah multi-touch akan merevolusi dunia PC sebagaimana ia merevolusi dunia ponsel. Saat ini hampir tidak ada PC yang beredar di pasar yang mendukung fitur layar sentuh selain TouchSmart dari HP dan Latitude XT dari Dell. (via Technologizer)

Update: dan di bawah ini adalah beberapa video demo Windows 7 (thanks aerialsky).




Published in: Tak Berkategori on 30 Desember 2009 at 12:57 PM  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags:

Kekurangan dan Kelebihan Windows 7

Posted in

Kelebihan Windows
– Berjalan lebih cepat dibandingkan Vista, tapi masih sedikit lebih lambat dibandingkan XP, tapi untuk versi x64 merupakan versi yang paling cepat bila dibandingkan XP atau Vista.
– Fitur sekuriti yang benar-benar ketat. Jika sebelumnya kita bisa memaksa software untuk dapat diinstal di Vista (karena ada masalah kompatibilitas), kini tidak lagi.
– Lebih sedikit membutuhkan ruangan harddisk
– Manajemen memory yang lebih baik
– Pengaturan taskbar yang lebih baik
– Hampir semua driver untuk Vista bisa digunakan di Windows 7
– Help Tool yang lebih baik.

Kekurangan:
– Ada hardware yang bisa langsung dikenali di Vista, tapi tidak di WIndows 7 (karena masih versi beta)
– Susah memaksa software yang sebelumnya bisa dipaksakan diinstall di VIsta, juga dipasang di Windows 7

Windows 7 ini sudah bisa didownload mulai bulan Januari 2008 ini dan akan berakhir trialnya sekitar bulan Agustus 2008.

Release resmi Windows 7 diperkirakan akhir 2009 atau awal 2010.

Kalau Anda ingin mencoba menggunakan Windows 7, sebaiknya dengan menggunakan dual booting, sehingga Anda tetap bisa bekerja dan main game di satu partisi XP, sambil mereview Windows 7 di partisi lainnya.

Dan jangan mengganti sistem operasi utama Anda menjadi Windows 7, karena pasti Anda akan banyak terganggu, dan Microsoft sendiri tidak menyarankan.

Untuk instalasi driver, Anda bisa mencoba untuk menggunakan versi Vistanya. Kalau tidak bisa, coba lihat disitusnya, mungkin sudah ada dukungan untuk Windows 7 betanya.

Kalau tidak ada juga, lebih baik menunggu saja hingga versi finalnya kelua
http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20090123150316AAr5mDA

Published in: Tak Berkategori on 30 Desember 2009 at 12:50 PM  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags:

11 Keunggulan Windows 7

11 Keunggulan Windows 7

Kamis, 22 Oktober 2009 – 13:58 wib

Share
Posted By Yugo3

JAKARTA – Kehadiran Windows 7 yang baru saja dirilis di Indonesia hari ini, tentunya dilengkapi dengan sejumlah fitur-fitur tambahan yang diklaim Microsoft merupakan penyempurna dari sistem operasi sebelumnya.
Bertempat di Hard Rock Cafe, Jakarta, Kamis (22/10/2009), Microsoft memaparkan keunggulan Windows 7 yang dipenuhi dengan fitur hiburan, tingkatan keamanan yang mumpuni, dan tampilan antar muka diperbaharui, sehingga nampak interaktif dan elegan.
Dan berikut merupakan 11 fitur keunggulan yang di dapat dalam Windows 7,
Windows Taskbar yang Diperbaharui
Taskbar pada Windows 7 memudahkan kendali dan membantu untuk mengakses program dan file yang dibutuhkan secara lebih cepat. Setiap Windows yang ada di taskbar dapat dilihat secara penuh apabila mouse diarahkan ke windows tersebut. Dengan ukuran ikon yang lebih besar membuatnya mudah di-klik dengan windows ataupun dengan fitur multi-touch Windows 7. Program dan file yang sering digunakan dapat mudah ditempatkan di taskbar untuk pengaksesan lebih cepat.
Jump List
Jump list disetiap program pada menu start dan windows taskbar mempermudah dalam mencari sesuatu. Secara otomatis disusun berdasarkan yang paling baru dan sering dibuka sehingga lebih sedikit waktu yang dibutuhkan untuk mencari lagu favorit, atau file yang baru dikerjakan.
Snap, Shake, Peek
Program dan file yang sering digunakan dapat diakses dengan mudah tanpa desktop menjadi berantakan. Dengan adanya peek, arahkan muse ke kanan bawah taskbar dan semua windows yang terbuka ke arah yang lebuh jauh untuk mengukur ulang (re-size) windows tersebut, sehingga dua windows dapat terbuka pada sisi kana dan kiri secara bersamaan, untuk melakukan perbandingan.
Dengan shake, klik satu windows dan goyangkan mouse untuk minimize windows lauin yang sedang terbuka.
Windows Touch
Fitur layar sentuh telah dimasukan ke dalam Windows 7 dan tersedia pada PC dengan layar sentuh. Dengan fitur layar sentuh, gambar dapat diperbesar dengan menempatkan kedua tangan. Browsing Interner Explorer 8 juga akan semakin mudah denga  fitur ini.
Home Group
Home Group di Windows 7 membuat berbagi file diantar PC da n device di rumah menjadi lebih mudah. Melalui Home Group, PC dengan IWndows 7 dapat secara otomatis mengidntifikasikan dan tersambung dengan yang lannya.
Fastern on, Fastern off
Pengguna Windows 7 akan memperoleh manfaat dari peningkatan kinerja waktu memulai (start-up), resume dan menutup matikan (shut dows) PC yang lebih cepat dan peningkatan power management.
Windows Live Essentials
Komunika dan berbagai layanan merupakan salah satu hal yang penting. Di Windows 7, fitur yang ada di versi Windows sebelumnya akan disediakan secara cuma-cuma melalui program Windows Live Essentials. Pengguna dapat mengakses data offline dan melakukan berbagai hal untuk foto, video dan hal lainnya.
Internet Explorer 8
Berselancar di dunia maya dengan IE 8 semakin matap dengan menyesuaikan keperluan penggunaanya melalu peningkatan di kecepatan, dan smart screen filte, yang membabtu PC tetap aman dengan memberitahu situs yang memiliki potensi bahaya.
Windows Search
Fitur ini dapat mengidentifikasikan lokasi dan membuka file apapun pada PC dari menu start dengan hanya mengetik satu atau dua kalimat.
Web Slices
Fitur ini merupakan yang terbaru di Windows 7 dimana pengguna dapat memotong bagian yang ditargetkan dari sebuah situs yang kemudian ditempatkan di toolbar Internet Explorer 8 untuk referensi yang mudah dan cepat.
Parental Control
Membantu mengatur waktu yang spesifik dan menentukan program, situs serta game yang diperbolehkan untuk diakses anak-anak.



Published in: Tak Berkategori on 30 Desember 2009 at 12:44 PM  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags:

Perbedaan Kabel Straight n Cross

10:40 | By Yugo3
Untuk menghubungkan dua buah komputer atau menghubungkan dua buah HUB/Switch dengan kabel UTP, dapat menggunakan kabel crossover. Jika mau menghubungkan komputer ke HUB/Switch, gunakan kabel straight.

Dalam pengkabelan straight dan cross, kita bisa lihat standar yang sudah ditetapkan untuk masalah pengkabelan ini, EIA/TIA 568A dan EIA/TIA 568B.

EIA/TIA 568A — EIA/TIA 568B

Kabel Straight
Kabel straight adalah istilah untuk kabel yang menggunakan standar yang sama pada kedua ujung kabelnya, bisa EIA/TIA 568A atau EIA/TIA 568B pada kedua ujung kabel. Sederhananya, urutan warna pada kedua ujung kabel sama. Pada kabel straight, pin 1 di salah satu ujung kabel terhubung ke pin 1 pada ujung lainnya, pin 2 terhubung ke pin 2 di ujung lainnya, dan seterusnya.

Jadi, ketika PC mengirim data pada pin 1 dan 2 lewat kabel straight ke Switch, Switch menerima data pada pin 1 dan 2. Nah, karena pin 1 dan 2 pada switch tidak akan digunakan untuk mengirim data sebagaimana halnya pin 1 dan 2 pada PC, maka Switch
menggunakan pin 3 dan 6 untuk mengirim data ke PC, karena PC menerima data pada pin 3 dan 6.

Lebih detailnya, lihat gambar berikut : [klik untuk memperbesar]

Kabel Straight
Penggunaan kabel straight :
menghubungkan komputer ke port biasa di Switch.
menghubungkan komputer ke port LAN modem cable/DSL.
menghubungkan port WAN router ke port LAN modem cable/DSL.
menghubungkan port LAN router ke port uplink di Switch.
menghubungkan 2 HUB/Switch dengan salah satu HUB/Switch menggunakan port uplink dan yang lainnya menggunakan port biasa

Kabel crossover
Kabel crossover menggunakan EIA/TIA 568A pada salah satu ujung kabelnya dan EIA/TIA 568B pada ujung kabel lainnya.

Kabel Crossover
Pada gambar, pin 1 dan 2 di ujung A terhubung ke pin 3 dan 6 di ujung B, begitu pula pin 1 dan 2 di ujung B yang terhubung ke pin 3 dan 6 di ujung A. Jadi, pin 1 dan 2 pada setiap ujung kabel digunakan untuk mengirim data, sedangkan pin 3 dan 6 pada setiap ujung kabel digunakan untuk menerima data, karena pin 1 dan 2 saling terhubung secara berseberangan dengan pin 3 dan 6.

Untuk mengenali sebuah kabel apakah crossover ataupun straight adalah dengan hanya melihat salah satu ujung kabel. Jika urutan warna kabel pada pin 1 adalah Putih Hijau, maka kabel tersebut adalah kabel crossover (padahal jika ujung yang satunya lagi juga memiliki urutan warna yang sama yaitu Putih Hijau sebagai pin 1, maka kabel tersebut adalah kabel Straight). Tapi untungnya, kebanyakan kabel menggunakan standar EIA/TIA 568B pada kedua ujung kabelnya.

Penggunaan kabel crossover :
menghubungkan 2 buah komputer secara langsung
menghubungkan 2 buah HUB/Switch menggunakan port biasa diantara kedua HUB/Switch.
menghubungkan komputer ke port uplink Switch
menghubungkan port LAN router ke port biasa di HUB/Switch

Port biasa VS Port uplink
Untuk menghubungkan dua buah HUB/Switch atau menghubungkan dua buah komputer secara langsung dibutuhkan kabel crossover. Tapi jika HUB/Switch atau Network Interface Card (NIC) atau peralatan network lainnya menyediakan Uplinkport atau MDI/MDI-X anda bisa menggunakan kabel straight untuk menghubungkan ke port biasa di HUB/Switch atau Network Interface Card atau peralatan network lainnya.

Published in: Tak Berkategori on 30 Desember 2009 at 12:21 PM  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags:

Cara Setting Kabel LAN Untuk 2 PC

Cara Setting Kabel LAN

Oleh Yugo3 pada Komputer, my artikel. Ditandai:, , , , . .

Untuk menghubungkan dua buah komputer atau menghubungkan dua buah HUB/switch dengan kabel UTP, dapat menggunakan kabel crossover. Jika mo menghubungkan komputer ke HUB/switch, gunakan kabel straight. lanjuuut…

Dalam pengkabelan straight dan cross, kita bisa lihat standar yang sudah ditetapkan untuk masalah pengkabelan ini, EIA/TIA 568A dan EIA/TIA 568B.

Kabel Straight

Kabel straight adalah istilah untuk kabel yang menggunakan standar yang sama pada kedua ujung kabel nya, bisa EIA/TIA 568A atau EIA/TIA 568B pada kedua ujung kabel. Sederhananya, urutan warna pada kedua ujung kabel sama. Pada kabel straight, pin 1 di salah satu ujung kabel terhubung ke pin 1 pada ujung lainnya, pin 2 terhubung ke pin 2 di ujung lainnya, dan seterusnya.

Jadi, ketika PC mengirim data pada pin 1 dan 2 lewat kabel straight ke switch, switch menerima data pada pin 1 dan 2. Nah, karena pin 1 dan 2 pada switch tidak akan digunakan untuk mengirim data sebagaimana halnya pin 1 dan 2 pada PC, maka switch
menggunakan pin 3 dan 6 untuk mengirim data ke PC, karena PC menerima data pada pin 3 dan 6.

Lebih detailnya, lihat gambar berikut :

Penggunaan kabel straight :

menghubungkan komputer ke port biasa di switch.
menghubungkan komputer ke port LAN modem cable/DSL.
menghubungkan port WAN router ke port LAN modem cable/DSL.
menghubungkan port LAN router ke port uplink di switch.
menghubungkan 2 HUB/switch dengan salah satu HUB/switch menggunakan port uplink dan yang lainnya menggunakan port biasa

Kabel crossover

Kabel crossover menggunakan EIA/TIA 568A pada salah satu ujung kabelnya dan EIA/TIA 568B pada ujung kabel lainnya.

Pada gambar, pin 1 dan 2 di ujung A terhubung ke pin 3 dan 6 di ujung B, begitu pula pin 1 dan 2 di ujung B yang terhubung ke pin 3 dan 6 di ujung A. Jadi, pin 1 dan 2 pada setiap ujung kabel digunakan untuk mengirim data, sedangkan pin 3 dan 6 pada setiap ujung kabel digunakan untuk menerima data, karena pin 1 dan 2 saling terhubung secara berseberangan dengan pin 3 dan 6.

Untuk mengenali sebuah kabel apakah crossover ataupun straight adalah dengan hanya melihat salah satu ujung kabel. Jika urutan warna kabel pada pin 1 adalah Putih Hijau, maka kabel tersebut adalah kabel crossover (padahal jika ujung yang satunya lagi juga memiliki urutan warna yang sama yaitu Putih Hijau sebagai pin 1, maka kabel tersebut adalah kabel Straight). Tapi untungnya, kebanyakan kabel menggunakan standar EIA/TIA 568B pada kedua ujung kabelnya.

Penggunaan kabel crossover :

menghubungkan 2 buah komputer secara langsung
menghubungkan 2 buah HUB/switch menggunakan port biasa diantara kedua HUB/switch.
menghubungkan komputer ke port uplink switch
menghubungkan port LAN router ke port biasa di HUB/switch

Port biasa vs. port uplink

Untuk menghubungkan dua buah HUB/switch atau menghubungkan dua buah komputer secara langsung dibutuhkan kabel crossover. Tapi jika HUB/switch atau Network Interface Card (NIC) atau peralatan network lainnya menyediakan Uplinkport atau MDI/MDI-X anda bisa menggunakan kabel straight untuk menghubungkan ke port biasa di HUB/switch atau Network Interface Card atau peralatan network lainnya.

Berikut adalah susunan kabelnya :

Setting Susunan Warna Kabel Jaringan UTP

susunan kabel cross
1. orange putih
2. orange
3. hijau putih
4. biru
5. biru putih
6. hijau
7. coklat putih
8. coklat

***************

1. hijau putih
2. hijau
3. orange putih
4. biru
5. biru putih
6. orange
7. coklat putih
8. coklat

susunan kabel cross adalah susunan kabel silang..
1 dan 3
2 dan 6

kemudian sebaliknya
3 dan 1
6 dan 2

Sumber : googling

Published in: Tak Berkategori on 30 Desember 2009 at 12:12 PM  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags:

Koneksi 2 PC menggunakan kabel Cross

Koneksi 2 PC menggunakan kabel Cross

Diposkan olehYUGO3 | 02:01 |


Seorang gila jaringan mungkin ada yang sampai hati untuk membawa-bawa kabel utp jenis crossing lengkap dengan laptop dalam tas gendongnya setiap saat. Penulis pun pernah dalam kondisi seperti itu. Biasanya hal ini terjadi karena orang gila jaringan tersebut selalu ingin melakukan pekerjaan di berbagai tempat dengan 2 PC sekaligus. :). Walaupun pada saat sekarang ada sebuah alat yang tidak repot dan tidak dapat digunakan untuk membelitkan leher. :D. Yakni USB Wlan. Namun ada kondisi yang tidak memungkinkan untuk dapat menggunakan usb wlan, seperti kondisi ekonomi kantong tipis orang gila jaringan tersebut, walaupun hanya mengeluarkan beberapa lembar uang kertas untuk membelinya, tapi tetap saja ini adalah inti permasalahannya, dan berbagai kendala lainnya. 😀

Dari situlah tutorial ini berawal, sebelum dapat mengkoneksikan 2 PC menggunakan kabel crossing ada beberapa hal yang dibutuhkan diantaranya :
– Tang kerimping
– 2 buah RG 45
– Kabel UTP 5e dengan panjang secukupnya, sesuai dengan selera anda
– 2 buah PC yang akan dikoneksikan.

Pertama lepaskan shield kabel ( pelindung kabel biasanya bewarna abu -abu ) beberapa centimeter ( 2 cm), dengan memotong shield tersebut menggunakan tang kerimping, kemudian lurus-luruskan kabel-kabel yang berwarna-warni tersebut, kemudian urutkan kabel berdasarkan pewarnaannya di salah satu ujung kabel UTP tersebut. Urutannya adalah sebagai berikut :

Ini adalah urutan kabel straight, sehingga untuk ujung kabel yang lain urutan pewarnaan kabel tersebut harus berbeda dengan urutan ujung kabel straight ini, inilah yang dinamakan dengan kabel cross, urutan ujung kabel cross adalah seperti ini :

Sehingga di kedua ujung kabel tersebut memiliki urutan warna yang berbeda satu sama lainnya.

urutan lengkapnya seperti ini …

Nah dari sini anda siap mengkoneksikan 2 PC tersebut.
Di windows untuk melakukan koneksi 2 PC sama halnya dengan mengkoneksikan PC dengan topologi jaringan yang sering ditemui, biasanya topologi jaringan itu adalah star di mana di pertengahannya biasa ditemui menggunakan hub ataupun switch. Hal yang harus dilakukan untuk mengkoneksikan kedua PC di windows adalah sebagai berikut :

PC Pertama
Masukkan ke network connection di control panel :
Start menu run control panel

Setelah itu masuk ke bagian Network Connections
Kemudian pilih Local Area Network Connection

Klik kanan Local Area Network Connection, pilih properties

Di kotak dialog Local Area Network Connection Properties, di bagian tab General pilih Internet Protocol ( TCP/IP ) Kemudian Klik Properties

Setelah itu masukkan IP Addressnya 192.168.1.2, kemudian Netmasknya 255.255.255.0

Setelah itu klik button OK, kemudian Close

Nah untuk PC yang kedua tahapnya sama saja dengan yang diatas namun Alamat IP Addressnya berbeda dengan PC yang sebelumnya, anda dapat mengisinya dengan 192.168.1.1 atau dengan IP 192.168.1.x yang lain, terserah anda. Dengan catatan netmasknya harus sama dengan pc yang sebelumnya yakni 255.255.255.0

Kemudian langkah selanjutnya adalah melakukan konfigurasi network setup wizard untuk kedua PC tersebut, agar keduanya dapat saling terhubung sebagai satu workgroup.

Setelah selesai, lakukan ping dari salah satu PC tersebut ke PC lainnya… Jika tampilannya seperti ini maka PC anda telah terhubung satu sama lainnya.

C:\Documents and Settings\Al-k>ping 192.168.1.1

Pinging 192.168.1.1 with 32 bytes of data:

Reply from 192.168.1.1: bytes=32 time<1ms TTL=128
Reply from 192.168.1.1: bytes=32 time<1ms TTL=128
Reply from 192.168.1.1: bytes=32 time<1ms TTL=128
Reply from 192.168.1.1: bytes=32 time<1ms TTL=128

Ping statistics for 192.168.1.1:
Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 0ms, Maximum = 0ms, Average = 0ms

Selamat … 😀

Sumber dari situs :
Ilmu Website dalam kategori jaringan dengan judul Koneksi 2 PC menggunakan kabel Cross

Published in: Tak Berkategori on 30 Desember 2009 at 11:49 AM  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags:

Menghubungkan 2 PC (bisa langsung di coba)

April 11, 2008

Menghubungkan 2 Komputer

Filed under: Komputer — Tags: — just4teen @ 10:50 am

Menghubungkan computer/membuat jaringan komputer local.

  1. Perangkat yang diperlukan : Untuk mengkoneksikan 2 buah PC, diperlukan dua buah kartu jaringan dan seutas kabel UTP RJ45 kategori 5 (Cat 5) dan dua buah konektor RJ45. Selain itu diperlukan juga sebuah tang khusus untuk memasang kabel UTP ke konektor RJ45. Untuk kenyamanan sebaiknya pilih kartu jaringan bertipe PCI sehingga anda tidak perlu mengubah-ubah jumper pada kartu untuk menyesuaikan sttingan-nya. Sebagai informasi, PC sekarang telah banyak yang dilengkapi dengan kartu jaringan terpasang (onboard) sehingga anda tidak perlu lagi memasang kartu jaringan tambahan.

Sebelum memasang kabel ke konektor, ratakan dulu ujung-ujung kabel tersebut dengan menggunakan crumping tool. Setelah itu, dengan pengait (hook) konektor berada di bawah, pasang kabel UTP dengan mengikuti aturan pemasangan sebagai berikut : pin 1 pada kabel UTP di konektor pertama ditukar menjadi pin 3 pada konektor kedua, pin 2 pada konektor pertama ditukar menjadi pin 6 pada konektor kedua, pin 3 pada konektor pertama ditukar menjadi pin 1 pada konektor kedua, danpin 6 pada konektor pertama ditukar menjadi pin 2 pada konektor kedua. Setelah itu kencangkan konektor dengan memasukannya pada penjepit dalam crimping tool.

  1. Sebelum memulai menghubungkan kedua komputer dalam jaringan anda, silakan pasang kartu jaringan terlebih dahulu. Dengan saumsi bahwa kartu jaringan anda telah terpasang dan berfungsi dalam komputer, maka langkah selanjutnya adalah :
    1. Klik Start*Control Panel, lalu klik Network dan Internet Connections, lalu klik Network Connections.
    2. Setelah itu, klik kanan icon jaringan yang ada di bawah baris LAN or High-Speed Connection, dan pilih Properties.
    3. Pada jendela yang muncul, klik dua kali Internet Protocol (TCP/IP).
    4. Pada jendela yang muncul,  klik pilihan use the following IP address. Masukan alamat IP yang diinginkan misalnya 192.168.0.3 (ingat bahwa alamat ini tidak boleh sama dengan yang lain). Kemudian pada bagian Subnet mask, masukan angka 255.255.255.0(biasanga terisi otomatis saat anda selesai mengetikan alamat IP). Pada bagian default gateway, masukan alamat IP 192.168.0.1 (tidak perlu diisi jika klien tidak akan dihubungkan ke Internet, kosongkan saja bagian default gateway).
    5. Jika klien anda akan dihubungkan ke Internet, klik bagian Use the following DNS addresses, lalu isikan alamat DNS server ISP anda, misalnya 202.158.3.7 pada barisan Preferred DNS server (jika tidak tahu hubungi layanan teknis ISP anda). Setelah itu klik OK. Jika komputer klien tidak akan dihubungkan ke Internet, kosongkan saja bagian ini dan biarkan seperti adanya.
    6. Anda akan kembali ke jendela Network Connections. Kini klik kanan My Computer dan pilih Properties.
    7. Pada jendela yang muncul, klik tab Computer Name. Pada jendela berikutnya yang muncul, ketikan nama komputer yang diinginkan. Masukan nama workgroup di bawah baris workgroup dalam bagian member of. Gunakan nama workgroup yang sama untuk dua komputer, setelah itu klik OK dan OK lagi. Restart-lah bila perlu

Ulangi langkah ini untuk setiap komputer Windows XP yang akan dihubungkan ke jaringan.

Untuk berbagi file atau folder, langkahnya adalah :

a.       Klik kanan folder yang ingin dibagi pakai. Lalu pilih Properties.

b.      Setelah itu, lembar Sharing dan klik Share this folder. Dalam kotak Share name, anda bisa mengubah nama folder yang akan dibagi pakai (jika diinginkan). Jika tidak, biarkan isian kotak itu seperti adanya.

c.       Setelah itu, klik tombol Permissions. Pestikan bahwa Everyone telah tertera dalam kotak Group or User name, sudah tertera. Jika belum ada, klik tombol add lalu masukan Everyone di dalam kotak Enter the object name to select. Setelah itu klik OK dan OK lagi.

d.      Pada jendela yang muncul, pilih lembar Security. Pastikan bahwa Everyone telah muncul dalam kotak Group or user names. Jika belum ada, klik add lalu masukan Everyone di dalam kotak Enter the object name to select. Setelah itu klik OK.

e.       Kini, kliklah Everyone di bawah kotak Group or user names. Kemudian di bawah pilihan Permissions to Everyone, klik Allow untuk pilihan Read & Execute, List Folder Content, dan Read untuk memungkinkan pengguna lain melihat isi folder yang dibagi pakai (hanya melihat saja, tidak bisa menyunting/mengubah isinya atau menghapus isinya). Setelah itu klik Aplly dan OK.

Leave a Comment

Published in: Tak Berkategori on 30 Desember 2009 at 11:48 AM  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: