Perbedaan Windows 7 dengan Vista & XP

BEDA WINDOWS 7 WIndows VISTA Windows XP | WINDOWS 7 Features | KELEBIHAN WINDOWS 7
Friday, November 20, 2009

Beda Windows 7 Windows Vista Windows XP | Windows 7 Features | Fitur windows 7 yang tidak ada di VERSI windows yang lain | kelebihan windows 7

Angka tujuh punya makna tersendiri bagi petinggi Microsoft Indonesia. “Kami akan meluncurkan Windows 7 di tujuh kota dan tujuh mal,” kata Lucas Tjahja Prawira, Director Small and MidMarket Solutions & Partners Group, Kamis lalu. Di Singapura, produk anyar Microsoft ini meluncur pada Kamis dinihari lalu waktu setempat.

Menurut Lucas, Windows 7 dan Windows Server 2008 R2 memberikan efisiensi dan tingkat keamanan yang lebih tinggi. Terlebih, katanya, bagi pengguna bisnis yang mobile. Salah satunya teknologi Direct Access, yang dapat mengeliminasi virtual private network, sehingga para pengguna komputer bisa mengakses situs-situs intranet secara aman tanpa mengorbankan bandwidth.

Lalu teknologi Crand Cache, yang mengoptimalkan penggunaan bandwidth sehingga file yang sudah ditarik oleh local area network dapat disimpan. Selain itu, dapat digunakan klien lain di kantor cabang tanpa semua komputer mengakses server pusat. Windows 7 juga melanjutkan teknologi keamanan yang ada di Windows Vista, yaitu Bitlocker.

Tak hanya itu, Windows 7 mampu bekerja baik dengan spesifikasi personal computer seharga Rp 3 jutaan hingga kelas mahal. Sejak tahun lalu, Lucas Prawira menggunakan Windows 7 versi uji coba. “Tidak pernah hang,” katanya kepada wartawan dalam acara Metrodata Solutions Day 2009 di Jakarta, Kamis lalu. Berikut ini tujuh fitur menonjol Windows 7.

1) Aero Peek

Ini pembaruan dari fitur Aero di Vista. Jika pengguna memiliki banyak window yang sedang terbuka, Peek akan menonjolkan sesuai dengan keinginannya, sedangkan window lain jadi transparan.

2) Sharing with HomeGroup

Fungsi fitur ini menghubungkan komputer berbasis windows 7 ke network di rumah untuk berbagi gambar, musik, video, dokumen, dan printer. Untuk memasang HomeGroup, pengguna harus mempunyai file, folder, atau device yang ingin dibagi, dan kemudian buat password. Tujuannya agar pengguna yang memiliki password-lah yang bisa bergabung di HomeGroup.

3) Media Streaming Options

Fitur ini membolehkan pengguna membatasi komputer apa saja yang mengakses file-nya dengan memilih “more streaming options” dari menu Windows Media Player.

4) Play To dan Aero Snap

Fitur Play To dapat digunakan untuk mengirim media file ke komputer atau peralatan di network. Misalnya mengirim klip video ke TV atau mengirim musik ke laptop yang terhubung dengan speaker. Sementara itu, fitur Aero Snap memperbolehkan pengguna membuka dua window bersampingan dan menarik window ke tepian layar.

5) Jump Lists dan Libraries

Jump Lists menyediakan sebuah akses cepat kepada pengguna dengan Start Menu mini yang berisi daftar foto, musik, dokumen, atau link. Windows 7 membedakan Library dari jenis file seperti kontak, dokumen, download, musik, foto, dan video. Setiap Library mendapat sentuhan seni sesuai dengan jenis file dan dapat di-share dengan pengguna lain di rumah dengan HomeGroup.

6) Taskbar Peek

Fitur ini mirip Aero Peek untuk thumbnail taskbar. Jika tetikus melewati aplikasi di taskbar Windows 7, thumbnail akan terbuka sesuai dengan aplikasi yang dilewatinya. Jika dalam Windows taskbar ada tiga program (dokumen Word, browser, dan IM) yang sedang berjalan dan tetikus melewati thumbnail, setiap aplikasi yang dilewati akan terlihat dan lainnya jadi transparan.

7) Windows Media Player Taskbar Controls

Pengguna hanya perlu melewati ikon aplikasi Windows Media Player di taskbar, maka thumbnail lengkap dengan pilihan mengontrol dan memainkan lagu akan tampil.

Published in: Tak Berkategori on 4 Januari 2010 at 2:16 PM  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags:

Menghubungkan 2 (Dua) Komputer Dengan Kabel LAN (UTP)

Kalau di rumah anda terdapat dua PC (komputer), atau sebuah laptop dan sebuah PC, maka anda bisa menghubungkan dua perangkat tersebut untuk sharing (berbagi); bisa sharing file, printer, atau modem. Yang anda perlukan adalah sebuah kabel LAN (UTP: Unshielded Twisted Pair). Anda bisa beli kabel yang sudah jadi di toko komputer, minggu lalu saya sempat tanya harga kabel UTP merk AMP dengan panjang 1,5 meter sekitar 40 ribu rupiah. Kalau ingin ngirit ya bikin sendiri.. gampang kok.

Membuat kabel UTP

Anda tinggal beli kabel UTP (category 5 atau 5e) dan sepasang connector RJ 45 (Registered Jack 45). Selain itu diperlukan tang UTP atau ada yang menyebut tang crimping. Kabel UTP bisa memakai merk AMP atau Belden, tapi hati-hati karena di pasaran juga beredar produk palsu. Harga per meter sekitar 3000 rupiah. Sedangkan harga RJ-45 per bijinya sekitar 1500 rupiah. Sedangkan tang crimping harganya sekitar 50 ribu rupiah (kalau dirasa kemahalan bisa pinjam dari teman 🙂 ).

Sekarang mari kita bahas susunan kabel yang digunakan. Untuk menghubungkan 2 komputer atau laptop diperlukan susunan kabel Cross-Over (atau Cross) sebagai berikut:

Ujung I :
P/O – O – P/H – B – P/B – H – P/C – C.

Ujung II :
P/H – H – P/O – B – P/B – O – P/C – C.

Keterangan: P/O = Putih Orange. O = Orange. P/H = Putih Hijau. B = Biru. P/B = Putih Biru. H = Hijau. P/C = Putih Coklat. C = Coklat.

Bisa anda lihat, sebenarnya yang dipakai hanyalah 4 jalur saja yakni jalur 1,2,3,6. Jalur 1,2 dipakai untuk transmit/kirim; sedangkan jalur 3,6 dipakai untuk receive/terima.

Setelah anda mengatur urutan kabel sesuai dengan susunan tersebut, selanjutnya rapikan ujungnya (bisa dengan gunting atau tang crimping) dan masukkan ke dalam connector RJ 45. Perhatikan saat memasukkan kabel, posisi kaitan (hook) pada connector RJ 45 harus berada di bawah. Usahakan ada sedikit bagian dari kulit kabel UTP yang ikut masuk ke connector RJ 45 (supaya lebih kuat, tidak mudah goyang). Setelah itu jepitlah ujung connector menggunakan tang crimping (proses terminasi).

Setelah kedua ujung kabel di-terminasi, selanjutnya tancapkan masing-masing ujung ke port LAN card yang ada di PC atau notebook. Langkah berikutnya adalah melakukan setting IP Address.

Setting Alamat IP (IP Address)

Buka menu Control Panel Windows anda (Start > Control Panel). Lalu pilih icon Network Connections. Setelah itu pilih Local Area Connection (klik-kanan > Properties). Lalu pilih Internet Protocol (TCP/IP), dan tekan tombol Properties.

IP Address

Di bagian IP Address, masukkan: 192.168.1.1. Lalu tekan TAB, otomatis Subnet Mask akan berisi 255.255.255.0. Sedangkan untuk komputer pasangannya, berikan IP Address 192.168.1.2. IP Address yang berada dalam range 192.168.0.0 – 192.168.255.255 umum digunakan dalam private network atau Local Area Network (LAN). Jadi, anda bisa saja memberikan alamat 192.168.2.1 dan 192.168.2.10 pada dua komputer yang anda hubungkan. Asalkan masih dalam satu segmen, maka masih bisa saling mengenal. Untuk mengetahui apakah komputer berada dalam satu segmen – bisa dilihat dari 3 angka awal diantara titik (192.168.2). Sehingga anda tidak boleh memberikan alamat yang berbeda segmen, misal 192.168.1.1 dengan 192.168.2.2. Pada jaringan yang besar, dimana terdapat beberapa segmen jaringan, dibutuhkan sebuah router untuk menjembatani antar segmen sehingga bisa saling berhubungan.

Berbagi file (File sharing)

Misalkan komputer dengan nama (hostname) SBY dan IP Address 192.168.1.1 memiliki sebuah folder bernama DATA yang berisi kumpulan MP3 dan dokumen Word dan Excel, hendak dibagi pakai dengan komputer BOEDIONO (IP Address 192.168.1.2), maka langkah-langkahnya adalah:
1. Di komputer SBY, masuk ke My Computer atau Windows Explorer
2. Cari folder bernama DATA, lalu klik kanan di folder tersebut
3. Pilih Sharing and Security
4. Jika muncul kotak dialog Network sharing and security, maka klik tulisan “If you understand the security risks… bla.. bla.. bla..” lalu pilih “Just enable file sharing”
5. Klik “Share this folder on the network”
6. Beri nama (share name), misal: DATA
7. Klik tombol OK. Selesai.

Selanjutnya, dari komputer BOEDIONO jika ingin mengakses isi folder DATA yang ada di komputer SBY: Buka Windows Explorer, lalu di Address Bar ketikkan \\SBY maka akan tampil folder DATA. Jika tidak berhasil, maka ketikkan IP Address komputer SBY (\\192.168.1.1).

Berbagi printer (Printer sharing)

Demikian juga untuk printer sharing, langkahnya:
1. Di komputer SBY, masuk ke Control Panel > Printers and Faxes
2. Pilih printer yang hendak dishare. Klik kanan dan pilih Sharing…
3. Lalu pilih Share this printer, dan berikan share name

Kemudian dari komputer BOEDIONO: Buka Windows Explorer, lalu di Address Bar ketikkan \\SBY. Jika tidak berhasil, maka ketikkan IP Address komputer SBY (\\192.168.1.1). Maka akan tampil nama printer yang sudah dishare tadi. Klik-kanan di printer tersebut lalu pilih Connect. Jika muncul pertanyaan, tekan tombol Yes.
Bookmark and Share

Artikel yang berhubungan:

1. Membangun Jaringan Lokal (LAN) Berbasis Windows
Untuk mulai belajar membangun sendiri jaringan lokal (Local Area Network), terlebih dahulu anda perlu mengetahui tentang topologi jaringan. Sekitar tahun 1990-an kabel coaxial masih umum…
2. Berbagi Modem Lewat Internet Connection Sharing
Setelah berhasil menghubungkan dua komputer, hal lain yang bisa anda lakukan selain berbagi file dan printer adalah berbagi modem. Windows XP menyediakan setting yang sangat…
3. Mengatasi Masalah Network Dengan Winsock XP Fix
Memiliki komputer yang terhubung dalam jaringan lokal atau Local Area Network (LAN) memang banyak keuntungannya, bisa untuk berbagi file, berbagi printer, bahkan juga berbagi modem…
4. Chatting Dengan Yahoo Messenger
Anda pasti sudah seringkali mendengar kata chatting. Ya, chatting merupakan salah satu aktivitas favorit bagi kebanyakan pemakai internet. Karena pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial,…
5. Pengenalan Dasar Jaringan Komputer (Networking) Bagi Pemula
Mendengar kata jaringan komputer atau computer networking, mungkin yang ada di benak sebagian orang adalah suatu hal yang rumit. Hal ini mungkin disebabkan karena penjelasan…

Published in: Tak Berkategori on 4 Januari 2010 at 2:13 PM  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: